793

Total Pegiat EKRAF DKI Jakarta

17

Subsektor EKRAF DKI Jakarta

6

Wilayah Pegiat EKRAF DKI Jakarta

Menuju 500 Tahun Jakarta Kota Global

Menyongsong momentum bersejarah 500 tahun Jakarta, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta berkomitmen penuh mentransformasi kota ini menjadi pusat inovasi dan budaya di kancah internasional. Melalui pendataan yang terintegrasi, profesional, dan transparan, kami merangkul seluruh elemen pegiat ekonomi kreatif di 6 wilayah kota administrasi untuk bersama-sama membangun fondasi ekonomi baru yang tangguh, adaptif, dan berbasis kekayaan intelektual.

49.2%

Kuliner

17.8%

Kriya

13.2%

Fesyen

Meningkatkan Kapasitas Pelaku Ekonomi Kreatif Melalui Bimbingan Teknis

Guna memastikan pertumbuhan yang merata, Disparekraf secara konsisten menghadirkan program Bimbingan Teknis yang suportif dan tepat sasaran bagi 17 subsektor EKRAF, dengan fokus utama pada tiga pilar terbesar saat ini: Kuliner, Kriya, dan Fesyen. Kami membekali para pelaku industri ini dengan keterampilan komersial digital, manajemen bisnis modern, hingga pelindungan HKI, agar karya lokal tidak hanya mendominasi pasar domestik tetapi juga siap bersaing di pasar global.

43

Bimbingan Teknis

2218

Peserta Bimbingan Teknis

Bimbingan Teknis Sub Skill Marketing
0%

Pemasaran digital menjadi fokus utama dalam program Bimtek kami untuk mempercepat transformasi digital pelaku EKRAF Jakarta. Melalui sub-skill ini, peserta dibekali kemampuan strategi branding modern, pengelolaan media sosial komersial, hingga optimasi marketplace, sehingga mereka mampu memperluas jangkauan pasar secara mandiri dan efektif.

Bimbingan Teknis Sub Skill Management
0%

Tata kelola bisnis yang profesional adalah kunci keberlanjutan sebuah usaha kreatif. Dalam materi manajemen ini, Disparekraf memberikan pembekalan mendalam mengenai manajemen operasional, pengelolaan tim, hingga strategi pengembangan produk (scaling up), agar para pelaku usaha siap naik kelas dari skala lokal menuju industri yang terstruktur.

Bimbingan Teknis Sub Skill Finance
0%

Fondasi finansial yang sehat menentukan daya tahan bisnis kreatif di era kompetitif. Fokus pengajaran pada sub-skill finansial ini mencakup penyusunan laporan keuangan digital yang akuntabel, pengelolaan arus kas (cash flow), hingga literasi akses permodalan, memberikan kesiapan penuh bagi para kreator untuk menarik minat investor global.